Cemburu Adalah Tanda Cinta

cbrMenjaga aurat Istri, anak perempuan atau keluarga perempuan adalah sebuah tanggung jawab bahkan sebuah kewajiban dan hal itulah yang disebut RASA CEMBURU DAN RASA CEMBURU ADALAH MERUPAKAN TANDA CINTA SEORANG LAKI-LAKI KEPADA ISTRI DAN ANAK PEREMPUAN ATAU KELUARGA PEREMPUANNYA.

Tidak membiarkan istri atau anak perempuan atau keluarga perempuan keluar rumah dalam keadaan memakai pakaian terbuka aurat.

Tidak membiarkan istri atau anak perempuan atau keluarga perempuan perempuan keluar rumah dalam keadaan memakai minyak wangi

Tidak membiarkan istri atau anak perempuan atau keluarga perempuan berdua-duaan dengan lelaki yang bukan mahrom.

Tidak membiarkan istri atau anak perempuan atau keluarga perempuan bepergian safar tanpa mahrom

Tidak membiarkan istri atau anak perempuan atau keluarga perempuan berjabat tangan atau saling pegang memegang dengan laki-laki yang bukan mahrom

Tidak membiarkan istri atau anak perempuan atau keluarga perempuan masuk ke tempat khusus berkumpulnya para laki-laki

SEMOGA HADITS DI BAWAH INI MENJADI MOTIFATOR UNTUK PARA LELAKI AGAR SELALU CEMBURU DAN MENJAGA AURAT KELUARGANYA SEHINGGA TERCIPTALAH KESUCIAN DI TENGAH KAUM MUSLIM.

عَنِ الْمُغِيرَةِ قَالَ قَالَ سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ لَوْ رَأَيْتُ رَجُلاً مَعَ امْرَأَتِى لَضَرَبْتُهُ بِالسَّيْفِ غَيْرَ مُصْفَحٍ . فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « تَعْجَبُونَ مِنْ غَيْرَةِ سَعْدٍ ، وَاللَّهِ لأَنَا أَغْيَرُ مِنْهُ ، وَاللَّهُ أَغْيَرُ مِنِّى ، وَمِنْ أَجْلِ غَيْرَةِ اللَّهِ حَرَّمَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ، وَلاَ أَحَدَ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعُذْرُ مِنَ اللَّهِ ، وَمِنْ أَجْلِ ذَلِكَ بَعَثَ الْمُبَشِّرِينَ وَالْمُنْذِرِينَ وَلاَ أَحَدَ أَحَبُّ إِلَيْهِ الْمِدْحَةُ مِنَ اللَّهِ وَمِنْ أَجْلِ ذَلِكَ وَعَدَ اللَّهُ الْجَنَّةَ » . وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ « لاَ شَخْصَ أَغْيَرُ مِنَ اللَّهِ » .

Artinya: “Al Mughiroh radhiyallahu ‘anhu berkata: ‘Sa’ad bin Ubadah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Jika aku melihat seorang lelaki istriku, sungguh aku akan pukul ia dengan pedang yang bukan tajamnya”, lalu hal itu sampai kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, maka beliau bersabda: “Apakah kalian heran dengan cemburunya Sa’ad, demi Allah sungguh aku lebih cemburu daripadanya dan Allah lebih cemburu daripada aku, dan oleh karena cemburu Allah itulah maka Ia telah mengharamkan perbuatan zina yang terlihat ataupun tersembunyi, dan tidak ada seorangpun yang lebih menyukai alasan daripada Allah, oleh karena itulah Ia telah mengutus (para Rasul) yang memberikan kabar gembira dan peringatan, dan tidak ada seorangpun yang lebih menyukai pujian daripada Allah, oleh karena itulah Allah telah menjanjikan surge.” HR. Bukhari.

Ditulis oleh Ahmad Zainuddin

Senin, 16 Dzulhijjah 1434H, Dammam Arab Saudi.

http://dakwahsunnah.com/artikel/keluarga-muslim/400-cemburu-adalah-tanda-cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: